Pekan Apresiasi Ramadhan ( PAR ) yang setiap tahunnya digelar untuk meramaikan dan menyemarakkan Bulan suci Ramadhan khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Ulil Albaab NW Gegek.mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai kalangan khususnya para pemerhati pendidikan tak terkecuali insan Media. Fairuz atau yang lebih dikenal di Surat Kabar Lombok Post dengan Abu Macel juga tak mau,
ketinggalan untuk ikut mendukung kegiatan langka yang digelar di pondok pesantren yang notabene jauh dari riuh dan keramaian Kota ini.tepatnya pada hari ketiga pelaksanaan Pekan Apresiasi Ramadhan Abu Macel and " The Gank " turut meramaikan acara dengan memberikan humor dan motivasi untuk terus memacu pondok pesantren pimpinan TGH.Suparlan ahmad ini terus kreatif dalam berkarya.
Jika di Beberapa Pondok Pesantren Lainnya kegiatan di bulan ramadhan hanya diisi dengan momentum Nuzulul Qur'an berupa acara seremonial dan dakwah di Ulil Albaab kegiatan di Bulan ramadhan sangat meriah dan penuh apresiasi baik dari santri yang berjumlah ribuan dan warga masyarakat sekitar.Di tempat ini digelar berbagai lomba kreasi religius yang disesuaikan dengan tradisi bulan suci ramadhan. beberapa di antaranya adalah lomba sholawat , lomba pukul bedug dan lomba-lomba keagamaan lainnya.
Ust.H.Budi salah seorang pimpinan pondok pesantren menuturkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi agenda Rutin Pondok untuk tetap menyemarakkan dan menyambut gembira datangnya bulan penuh rahmat dan ampunan ini tuturnya.
Selain itu dalam moment PAR juga diluncurkan Masterplan Pembangunan Pondok Pesantren Wisata. yaitu sebuah konsep pembelajaran pondok pesantren yang ramah pariwisata dan dunia global sehingga kesan-kesan Islam radikalis dan anti dunia luar jauh dan akan dibabat habis . jika program ini terwuju mungkin ini satu-satunya di Nusa Tenggara Barat dan menjadi andalan khusus Ponpes Ulil Albaab Tegas Ust.Kasyful Anwar yang juga sekertaris Pondok.Sementara Itu salah satu Santri asal Tetebatu yaang belum lama ini Nyantri di Ulil Albaab menuturkan jika dirinya sangat gembira dan merasa bersemangat untuk terus berkarya di ulila Albaab " suasananya sangat religius dan santri banget disini, beda dengan pondok-pondok pesantren lainnya di lombok ".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar